Pentingnya Pengawasan Makanan untuk Petugas KPPS di TPS Menjelang Pemilu

BERITALUTIM.COM – Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) diharapkan tidak sembarangan memesan makanan saat bertugas.

Setiap pesanan makanan bagi petugas KPPS harus melewati pengawasan tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat. Makanan yang dianggap layak konsumsi setelah melalui proses pengawasan akan diberikan label.

Langkah ini diambil merujuk pada surat edaran Kementerian Kesehatan RI dan surat penyampaian Dinas Kesehatan kabupaten Luwu Timur kepada seluruh Puskesmas di wilayah tersebut. Langkah ini merupakan upaya pencegahan dan peningkatan kewaspadaan dini terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan menjelang pemilihan umum.

Petugas Puskesmas diminta untuk berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa terkait guna meningkatkan pembinaan dan pengawasan tempat pengolahan pangan bagi petugas KPPS setempat.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan keamanan pangan siap saji bagi petugas dan pengelola Tempat Pemrosesan Pangan (TPP), serta memberikan label higienis sanitasi pangan pada TPP yang memenuhi syarat.

Selain itu, petugas Puskesmas juga memberikan edukasi lima kunci keamanan pangan kepada kader dan masyarakat. Edukasi tersebut mencakup menjaga kebersihan, memisahkan pangan mentah dari pangan matang, memasak dengan benar, menjaga suhu pangan, dan menggunakan bahan baku aman di rumah tangga.

“Hari ini kita melakukan edukasi kepada penyedia bahan makanan untuk konsumsi petugas KPPS yang akan bertugas besok, jadi tidak asal pesan makanan, semua harus melalui proses pengawasan,” kata Kepala Puskesmas Mangkutana, Waode Ferliani.

“Langkah ini diharapkan dapat mengantisipasi risiko keracunan pangan dan meningkatkan keselamatan pangan selama pelaksanaan pemilihan umum,” tambah Waode.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini