Alokasi Pupuk Subsidi NPK Pelangi Berkurang di Luwu Timur Tahun 2024

foto ilustrasi.net

BERITALUTIM.COM – Alokasi pupuk subsidi khusus NPK Pelangi tahun 2024 mengalami penurunan signifikan di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian Luwu Timur, I Ketut Pasek, mengungkapkan alokasi pupuk NPK Pelangi pada tahun ini sebesar 812.564 kilogram atau 812,56 ton, turun drastis dibandingkan dengan alokasi tahun 2023 yang mencapai 4.158.917 kilogram atau 4.158,9 ton.

“Pengurangan alokasi ini diberlakukan oleh Kementerian Pertanian dan mempengaruhi hampir semua kabupaten di Sulsel,” ujar I Ketut Pasek.

Meskipun alokasi berkurang, hasil monitoring di lapangan menunjukkan bahwa petani di Kabupaten Luwu Timur tetap menyatakan bahwa pupuk NPK Pelangi memberikan hasil yang baik. Pernyataan ini juga dikuatkan oleh Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Luwu Timur, Muhtar.

“Petani di Kabupaten Luwu Timur menyatakan bahwa NPK Pelangi ini bagus untuk tanaman kakaonya. Hasil monitoring di lapangan menunjukkan bahwa petani merasa puas dengan hasilnya,” ungkap Muhtar.

Muhtar menambahkan bahwa petani yang memiliki lahan kakaonya di tanah lembab mengkombinasikan penggunaan NPK Pelangi dengan pupuk lain untuk memaksimalkan hasil tanaman. Uji coba penggunaan pupuk ini telah dilakukan sejak tahun 2021, dan pada tahun 2022 hasilnya dinilai positif oleh para petani.

“Saat ini, luas lahan kakao di Luwu Timur mencapai 12.008 hektare. Secara statistik, petani melaporkan hasil yang memuaskan dengan menggunakan NPK Pelangi pada tanaman kakaonya,” tambah Muhtar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini