Tim Pengawasan Obat dan Makanan Disdagkop-UKMP Lutim Gencar Awasi Barang Expired

BERITALUTIM.COM – Sekretaris Disdagkop-UKMP, Andi Polejiwa, menegaskan bahwa masih ditemukan pedagang kaki lima yang menjual barang expired, disebabkan kurangnya perhatian dari pemiliknya. Hal ini dapat membahayakan masyarakat yang mengkonsumsinya jika tidak dilakukan pengawasan yang tepat.

“Pemilik toko dihimbau kembali agar mereturn makanan yang sudah tidak bisa dikonsumsi atau sudah lewat masa expire,” ucap Andi Polejiwa, saat melakukan pengawasan di Pasar Tampinna, Kecamatan Angkona, Selasa (19/03/2024) kemarin.

Fitriani, Tim Koordinasi Pangan dan Kosmetik, menambahkan bahwa, beberapa produk kecantikan yang ditemukan tetap dilakukan pengecekan melalui cek KLIK (cek Kemasan, Izin edar, Label, dan Kadaluarsa).

“Sebaiknya sebelum membeli kosmetik, periksa terlebih dahulu apakah barang yang akan dibeli telah memiliki izin edar atau tidak, karena hal ini sangat berdampak bagi kesehatan penggunanya,” terang Fitriani.

Heniwaty, Tim Koordinator Obat dan Ritel Modern, menyatakan bahwa, di beberapa toko dan kios, timnya menemukan cukup banyak barang expired atau tidak layak digunakan oleh masyarakat yang masih diperjual belikan, baik berupa makanan maupun jamu.

Selain itu, lanjut Heniwaty, juga ditemukan obat-obatan yang berlabel biru dan merah yang tidak memiliki izin edar di toko.

“Untuk itu, kami memberikan surat pernyataan kepada pemilik toko agar barang-barang expired dan obat-obatan tersebut dikembalikan dan pemilik toko berjanji untuk mengembalikan barang secara sukarela jika tidak dapat dikembalikan,” jelasnya.

Heniwaty berharap dengan turunnya Tim Pengawasan Obat dan Makanan ini, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan pedagang agar produk-produk expired bisa berkurang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini