BREAKING NEWS

Siap-siap Kepala OPD di Luwu Timur Bakal Dibawa ke Pulau Bulupoloe

Sabtu, 26 Juni 2021 | 17:32 WITA
BeritaLutim.com

LUWU TIMUR, BERITALUTIM.COM- Kepala Organisasi Perangkat Daerah atau (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur rencananya bakal dibawa ke Pulau Bulupoloe.

Hal itu dibeberkan Bupati Luwu Timur, Budiman saat menghadiri media gathering Pemkab Luwu Timur dengan media patner kerja sama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Luwu Timur, di Wisma Golden House Malili, Sabtu (26/6/2021).

“Nantinya kepala OPD akan dibawa ke Bulupoloe, kita akan melakukan rapat disana. Saya yakin ada kepala OPD yang belum pernah kesana,” kata Budiman.

Untuk diketahui, Pulau Bulupoloe terletak di Teluk Bone, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan.

Dikutip dari Tribun Wiki, Pulau Bulupoloe ini memiliki laut yang benar-benar jernih dan belum terkontaminasi berbagai macam zat-zat kimia.

Air lautnya yang jernih dihiasi aneka ragam terumbu karang yang memanjakan mata juga ikan-ikan yang berwarna-warni maupun biota laut lainnya sehingga cocok bagi Anda yang suka diving.

Bahkan dibeberapa tempat diarea pulau terdapat sumber mata air tawar yang menjadikan keunikan tersendiri pada pulau ini.

Disini dapat menikmati pasir putih yang mengitari pinggiran Pulau Bulupoloe yang memiliki bentangan pasir putih yang luas sekitar 50 meter dengan pasir yang sangat halus.

Bagi pecinta hobi memancing, lokasi perairan Pulau Bulupoloe patut didatangi. Ada satu spot favorit untuk menyelam yakni daerah karang tiga yang menyuguhkan keindahan terumbu karang bersama berbagai jenis ikan yang mencari makan.

Pulau cantik ini masuk dalam wilayah administrasi Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan cerita, nama pulau Bulupoloe diambil dari bahasa Bugis, yang artinya pulau terpotong atau yang terpisah.

Pulau Bulupole juga menyimpan mitos yang unik. Pulau Bulupoloe terbentuk dikarenakan patahan gunung yang terbelah dua akibat tertimpa pohon Walenreng yang tumbang.

Konon, ada sebuah pohon Welenreng tumbang. Kayu dari pohon Welenreng tumbang ini digunakan untuk membuat kapal milik Putra Raja Luwu yaitu Sawerigading untuk menemui kekasihnya dari negeri China.

Bagian dahan dari batang pohon besar ini hanyut hingga ke Teluk Bone. Saking besarnya, hingga menabrak satu pulau lalu terbelah dua. Inilah mengapa pulau ini diberi nama pulau Bulupoloe. (*)

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
ARTIKEL TERKAIT