Sentra Gakkumdu Hadir di Pemilu 2024 untuk Jamin Proses Demokrasi yang Adil

BERITALUTIM.COM – Dalam rangka menyamakan pemahaman dan pola penanganan pelanggaran tindak pidana pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Kejaksaan secara bersama-sama membentuk Gakkumdu.

Kepala Kejaksaan (Kajari) Luwu Timur, Yadyn, menyatakan bahwa kehadiran Sentra Gakkumdu atau Penegakan Hukum Terpadu pada Pemilu Tahun 2024 sangat dibutuhkan.

Dalam sambutannya pada kegiatan Apel Siaga Pemilu yang diselenggarakan oleh Bawaslu Luwu Timur di Lapangan Merdeka Puncak Indah Malili pada Sabtu (10/02/2024), Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Timur, Yadyn menjelaskan bahwa Kejaksaan dan Sentra Gakkumdu akan turut hadir di tengah-tengah masyarakat untuk melakukan pengawalan dan pemantauan. Tujuannya adalah agar proses demokrasi dapat menjamin terselenggaranya Pemilu yang jujur dan adil.

Yadyn menegaskan bahwa kehadiran Sentra Gakkumdu telah diamanatkan dalam Pasal 886 Ayat 1 UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu. “Pasal 886 ayat 1 menyatakan bahwa untuk menyamakan pemahaman dalam penanganan perkara tindak pidana pemilu, Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan Agung membentuk Gakkumdu. Ini merupakan dasar terbentuknya Gakkumdu untuk menangani perkara tindak pidana pemilu dengan adil, transparan, dan bebas dari penyimpangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yadyn menambahkan bahwa ini merupakan bagian dari upaya preventif kejaksaan. Apabila nanti di lapangan ditemukan potensi pelanggaran pemilu, Kejaksaan telah melakukan langkah proses analisis preventif di seluruh kecamatan dan desa. Sentra Gakkumdu hadir untuk menjaga agar tahapan proses Pemilu dapat berjalan sesuai dengan hukum yang berlaku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini