Peresmian Flyover Perarri di Kecamatan Towuti Dinilai sebagai Komitmen PT Vale terhadap Kemajuan Luwu Timur

BERITALUTIM.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur, Aripin, menyatakan bahwa peresmian pemanfaatan flyover Perarri di Kecamatan Towuti adalah bukti komitmen PT Vale terhadap kemajuan Luwu Timur. Hal ini disampaikan Aripin setelah menyaksikan peresmian Glyover Perrari.

Menurut Aripin, keberadaan Flyover Perarri membuktikan bahwa PT Vale sangat memperhatikan kepentingan umum sebelum menetapkan jalur lama untuk kegiatan penambangan.

Aripin, atas nama DPRD Luwu Timur, mengucapkan rasa terima kasih kepada PT Vale atas pembangunan jembatan layang tersebut. Baginya, ini merupakan momen bersejarah bagi masyarakat Luwu Timur, khususnya Desa Asuli, Kecamatan Towuti.

“Dalam nama DPRD Luwu Timur, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kontribusi PT Vale dalam pembangunan jembatan layang ini. Ini adalah bukti konkret komitmen PT Vale dalam mendukung pembangunan di wilayah ini,” kata Aripin.

Aripin menambahkan bahwa proyek ini bukan hanya infrastruktur biasa, melainkan juga merupakan simbol kemajuan dan konektivitas yang akan membuka peluang baru bagi kesejahteraan masyarakat. Dia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keamanan jembatan tersebut.

“Saya yakin, jembatan layang ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Asuli, Kecamatan Towuti. Jembatan ini akan meningkatkan aksesibilitas, mengoptimalkan arus barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah ini,” ujarnya.

Sementara itu, Jinan Syakir menyatakan bahwa kehadiran jembatan ini mendukung perseroan dalam mencapai target produksi sebesar 70.805 ton pada tahun 2023. Selain itu, peresmian jembatan juga menjadi komitmen perusahaan untuk tetap berproduksi tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

Dia juga memberikan gambaran singkat mengenai proses pembangunan jembatan dari segi keselamatan. Menurutnya, selama proses pembangunan, keselamatan para pekerja terus dipantau karena proyek ini memiliki tingkat risiko dan potensi bahaya yang cukup tinggi, mulai dari keselamatan manusia, peralatan kerja, hingga lingkungan.

“Kami akan terus memantau keamanan jembatan, mulai dari pemeliharaan hingga aspek keselamatan pengendara. Semoga hal ini memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan mendatangkan berkah bagi kita semua. Tentunya, jembatan ini akan menjadi landmark di Luwu Timur,” jelasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini