Pemerintah Pusat Salurkan DAK Rp 2,1 Miliar untuk Penanggulangan Stunting di Luwu Timur

BERITALUTIM.COM – Pemerintah Pusat mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 2,1 miliar untuk penanganan permasalahan stunting di Kabupaten Luwu Timur. Dana tersebut diserahkan kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP2KB) Luwu Timur.

Kepala Bidang KB DP2KB, Suliati, mengungkapkan informasi ini kepada media ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Menurut Suliati, dana sebesar Rp 2,1 miliar tersebut merupakan bentuk dukungan dari Pemerintah Pusat melalui DAK untuk penanggulangan stunting di wilayah tersebut.

“Khusus DP2KB, kami mendapatkan alokasi sebesar Rp 2,1 miliar, selain itu juga terdapat alokasi dana di Dinas terkait. Oleh karena itu, diperlukan komitmen dan kolaborasi dari semua pihak terkait untuk menanggulangi stunting, yang akan diimplementasikan melalui program-program dan kegiatan yang telah dirancang,” ujar Suliati.

Suliati menjelaskan bahwa sasaran dari program penanggulangan stunting ini melibatkan keluarga berisiko, termasuk kelompok remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak berusia 59 bulan.

Selain itu, program ini juga ditujukan kepada pasangan usia subur yang membutuhkan layanan keluarga berencana dengan menggunakan alat kontrasepsi modern, namun belum terlayani. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya stunting pada keluarga yang membutuhkan perhatian khusus.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini