BREAKING NEWS

Dihadapan Tim Korsupgah KPK Wilayah IV, Bupati Beberkan Pemkab Luwu Timur Sejak 2018 Aktif Ikuti Program Pencegahan Korupsi

Kamis, 1 Juli 2021 | 09:41 WITA
BeritaLutim.com

LUWU TIMUR, BERITALURIM.COM- Bupati Luwu Timur, H. Budiman membeberkan terkait Program Pencegahan Korupsi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur sejak Tahun 2018 hingga saat ini secara aktif mengikuti Supervisi atau arahan dari Tim Korsupgah (Koordinasi Supervisi & Pencegahan) KPK-RI, terutama melalui aplikasi MCP (Monitoring Center for Prevention) yang kini aplikasinya bernama Jaga.id yang didalamnya meliputi 8 (delapan) area intervensi.

Hal itu dibeberkan Bupati Budiman dalam sambutannya saat Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wilayah IV menggelar pertemuan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam rangka monitoring dan evaluasi (Monev) Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Kabupaten Luwu Timur di Aula rumah jabatan Bupati Luwu Timur, Kamis (01/07/2021).

Bupati Budiman melaporkan tentang akuntabilitas dan pertanggungjawaban keuangan daerah sejak diperiksa oleh BPK-RI dari Tahun 2004 melalui pemeriksaan LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah meraih 9 kali opini WTP.

Terkait dengan Kapabilitas APIP (Aparat Pengawasan Internal Pemerintah) Inspektorat Kabupaten Luwu Timur sudah mencapai level 3.

“Bulan Juni 2019 silam Sertifikat level 3 dari Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan telah kami terima, dimana saat itu Inspektorat Kabupaten Luwu Timur termasuk 9 (sembilan) dari seluruh Inspektorat Provinsi/ Kabupaten/Kota yang sudah mendapatkan kapabilitas level 3,” kata Bupati.

Demikian pula dengan Tingkat Maturitas (Kematangan) SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah) Kabupaten Luwu Timur telah mencapai level 3 pada tanggal 5 Juli 2019 dan merupakan APIP Pertama di Indonesia bersamaan dengan Kabupaten Gowa yang menyandingkan gelar Kapabilitas APIP dan Maturitas SPIP Level 3.

Terlepas dari pencapaian akuntabilitas keuangan, tentunya kami juga memiliki kelemahan-kelemahan. Untuk itu, melalui kehadiran Tim KPK-RI kali ini yang akan melakukan Monitoring dan Evaluasi Program Pencegahan Korupsi pada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dengan 3 (tiga) agenda yaitu : Sertifikasi aset, penyelesaian aset bermasalah dan penyerahan PSU, Optimalisasi Pendapatan dan Penyelesaian tunggakan pajak dan Indikator MCP Tahun 2021.

“Kiranya dengan kehadiran Tim KPK hari ini dapat memberikan pencerahan dan arahan-arahan bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur sehingga mendorong kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur utuk perbaikan tata kelola Pemerintahan,” kata Bupati.

Tak lupa Bupati juga berpesan kepada seluruh OPD terkait untuk menindaklanjuti poin-poin yang menjadi arahan dari tim Korsupgah KPK.

“Saya berharap rekomendasi-rekomendasi yang diberikan oleh Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan KPK, ditindaklanjuti sehingga good dan clean government itu bisa terwujud,” imbuhnya.

Dalam kegiatan itu hadir sebagai narasumber dari Tim Korsupgah KPK Wilayah IV, Basuki dan Ikbal. Monev diikuti Bupati Luwu Timur, H. Budiman, Sekretaris Daerah, H. Bahri Suli, Kepala Inspektorat, Salam Latif dan Kepala OPD serta instansi vertikal daerah yakni BPN/ATR Luwu Timur. (bl.com)

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
ARTIKEL TERKAIT