BREAKING NEWS

Bupati Budiman Sebut Warga Rongkong Jaga Tradisi Budaya Leluhur

Ahad/Minggu, 11 Juli 2021 | 07:40 WITA
BeritaLutim.com

LUWU TIMUR, BERITALUTIM.COM- Bupati Luwu Timur, H. Budiman mengatakan, sejak dahulu adat istiadat masyarakat Rongkong dan kebudayaan titipan leluhur sudah dijadikan tuntutan tata Krama dalam hidup bermasyarakat.

Hal itu dikatakan Budiman, saat menghadiri menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Koordinator Kecamatan Aliansi Keluarga Rongkong Bersatu (Akar Bersatu), Kecamatan Nuha, bertempat di Gedung Serbaguna Sorowako, Minggu, (11/07/2021).

Lanjut Budiman, julukan Tana Rongkong adalah Negri Rongkong yang artinya negri sejuk, aman, damai dan tentram merupakan gambaran kuatnya ikatan rasa kebersamaan dan persatuan masyarakat Rongkong yang dipayungi adat istiadat yang telah mengakar kuat di masyarakat,” ucapnya.

Olehnya itu, eksistensi masyarakat Rongkong juga merupakan modal sosial untuk membangun Kabupaten Luwu Timur kedepan, khususnya dalam mempercepat terwujudnya visi Kabupaten Luwu Timur yang maju dan berkelanjutan berlandas nilai agama dan budaya. Kami berharap agar pengurus Akar Bersatu juga semakin berkontribusi positif dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial dan pembangunan daerah ini,” ucap Budiman.

Saya perlu ingatkan Luwu Timur adalah rumah kita, tidak boleh ada satu etnispun, atau suku maupun agama yang diperlakukan khusus di daerah ini, semua akan mendapatkan kesempatan yang sama sepanjang untuk kemajuan positif,” ujar Bupati Luwu Timur

“Maka dari itu, mari kita saling menjaga kebersamaan dan meningkatkan toleransi serta saling menghargai. Jadikan perbedaan sebagai jembatan kita untuk mengenali yang lain, membuat kita bisa hidup dalam warna warni budaya, Akar Bersatu diharapkan pula mampu menjadi garda terdepan dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial dan pembangunan yang terjadi dilingkungannya sendiri,” imbuhnya.

Sekali lagi selamat kepada Koordinator Akar Bersatu Kecamatan Nuha serta seluruh pengurus yang telah dilantik dan dipercaya mengemban amanah serta selalu menjaga tradisi masyarakat adat Rongkong sebagaimana filosofi hidupnya “Sekong Sirenden Sipomandi” yang bermakna saling memupuk dan menjaga kebersamaan serta bergandengan tangan dalam mengarungi bahtera kehidupan,” tutupnya. (bl.com)

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
ARTIKEL TERKAIT