BREAKING NEWS

TP PKK Lutim Hadiri Pelantikan Ketua TP PKK Provinsi Sulsel Secara Virtual

Kamis, 31 Maret 2022 | 18:24 WITA
BeritaLutim.com
  • LUWU TIMUR, BERITALUTIM.COM- Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Luwu Timur (Lutim), menghadiri pelantikan Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Naoemi Octarina secara virtual di Ruang Media Center Diskominfo-SP, Kamis (31/03/2022).

    Pelantikan tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Pengurus TP PKK Pusat, Jajaran Penggurus TP PKK Provinsi Sulsel dan Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Sulsel.

    Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian menyampaikan selamat kepada Ketua Umum TP PKK Provinsi Sulsel yang baru dilantik.

    “Saya ucapkan selamat atas dilantiknya Naoemi Octarina sebagai Ketua Umum TP PKK Provinsi Sulsel, semoga amanah dengan jabatan yang diberikan,” kata Tri Tito Karnavian.

    Tri Tito mengatakan bahwa, dirinya yakin Ketua TP PKK Provinsi Sulsel akan melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya disertai rasa penuh tanggungjawab sesuai dengan yang dipercayakan untuk meningkatkan peran serta PKK dalam mewujudkan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

    “Semoga Tuhan yang maha esa memberikan kekuatan pada kita semua dalam menjalankan darma bakti kepada masyarakat, bangsa dan negara,” harapnya.

    Menurut dia, pola kepemimpinan TP PKK yang secara fungsional dijabat oleh pendamping kepala daerah menunjukkan bahwa TP PKK merupakan mitra kerja pemerintah, sebagai mitra kerja pemerintah gerakan PKK dengan 10 program pokoknya pada hakikatnya mengambarkan bahwa yang dilakukan TP PKK mencakup seluruh kebutuhan dasar hidup manusia sejak masih dalam kandungan hingga lanjut usia.

    “Sehingga tepat sekali bilamana program-program TP PKK senantiasa bersinergi dengan program-program pemerintah daerah. Serta tujuan dari program-program tersebut guna meningkatkan kesejahtraan keluarga dan TP PKK tidak hanya membuat program-program yang sifatnya menyeluruh tetapi juga melibatkan semua level di provinsi tersebut sehingga dapat bekerjasama dengan masyarakat dan juga pemerintah. Tentunya, tujuan ini bisa sejalan dengan tujuan provinsi Sulsel,” kata Tri Tito Karnavian.

    Terakhir, Tri Tito Karnavian berharap bahwa program-program TP PKK dapat dibackup oleh anggaran-anggaran dari pemerintah daerah serta konsultasi dan koordinasi yang baik kepada TP PKK dan tentunya juga kepada tingkat-tingkat kabupaten/kota.

    “saya selaku ketua umum masih akan selalu mendorong dan juga memberikan kesempatan pada ibu-ibu ketua provinsi untuk bisa bekerjasama dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

    Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian juga mengucapkan selamat kepada Naoemi Octarina sebagai Ketua Umum TP PKK Provinsi Sulsel. Ia juga menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan acara seremonial belaka tapi dibaliknya ada sesuatu yang sangat besar yang akan cukup menentukan kehidupan masyarakat di sulsel.

    “Jabatlah Jabatan ini dari Allah SWT sebagai amanah,” pungkasnya.

    Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengatakan bahwa, sebagai orang yang bergama memiliki kekuasaan, kepercayaan, amanah, tentu akan memberikan manfaat dan menjadi ladang ibadah yang sangat luar biasa besar dibanding hidup perorangan. Sebaliknya, amanah, kepercayaan yang diberikan oleh Allah SWT dan rakyat tidak dimanfaatkan apalagi disalahgunakan akan mendatangkan mudharat.

    “Amanah inilah yang harus dipergunakan dengan semestinya,” kata Menteri Dalam Negeri.

    Ia juga menyampaikan bahwa, tidak ada organisasi hidup tanpa sumber daya, karena sumber daya itu merupakan darah daripada organisasi. “Maka dari itu mari kita membantu menjalankan program-program PKK,” jelas Tito Karnavian.

    Terakhir, Menteri Dalam Negeri berharap kepada seluruh Organisasi Pemerintah Daerah untuk memasukkan program-program PKK disetiap Dinas.

    ”Program-program dari PKK merupakan program-program penting dalam menunjang keberhasilan program kerja yang dijalankan,” ungkapnya.

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT