BREAKING NEWS

Tim Korsupgah KPK Wilayah IV Apresiasai Capaian Pemkab Luwu Timur Dalam Pencegahan Korupsi

Kamis, 1 Juli 2021 | 09:53 WITA
BeritaLutim.com

LUWU TIMUR, BERITALUTIM.COM- Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wilayah IV, Ikbal mengapresiasi capaian-capaian yang telah dilaksanakan Kabupaten Luwu Timur dalam upaya pencegahan korupsi.

Hal itu diungkapkan Ikbal dalam kegiatan pertemuan Tim Korsupgah KPK Wilayah IV bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam rangka monitoring dan evaluasi (Monev) Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Kabupaten Luwu Timur yang berlangsung di Aula rumah jabatan Bupati Luwu Timur, Kamis (01/07/2021).

“Seperti yang telah dijelaskan tadi, bahwa Kabupaten Luwu Timur capaian Kapabilitas APIP sudah mencapai level 3, raihan WTP 9 kali serta capaian MCP yang baik dalam rencana aksi pencegahan korupsi, yakni 74,87% diatas nilai rata-rata Kabupaten/Kota se Sulsel, bahkan melebihi capaian Provinsi Sulsel yang hanya 71%. Hal ini tentunya menjadi modal, mudah-mudahan tahun depan bisa lebih baik,” kata Ikbal, sebelum memaparkan secara singkat rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi Pemerintah Daerah tahun 2020.

Ikbal menjelaskan maksud Monev yang dilakukannya ini adalah mengevaluasi perkembangan rencana aksi Pemkab Luwu Timur sebagai bentuk upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

Setidaknya, kata Ikbal, ada delapan fokus yang dimonitoring dan dievaluasi, yakni perencanaan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, dan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain itu, Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), tata kelola dana desa, manajemen aset daerah dan optimalisasi Pajak Daerah.

Ia berharap, progres dari monitoring itu akan makin terlihat kedepannya. Untuk itu, perlu ada komunikasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diawasi oleh Inspektorat.

Untuk mencapai itu, kata dia, perlu komitmen kepala daerah untuk menindaklanjuti hal-hal yang belum tercapai di indikator.

“Yang paling inti, harus ada dukungan dari kepala daerah, tanpa itu semua ini tidak akan berjalan,” ucapnya. (bl.com)

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
ARTIKEL TERKAIT