BREAKING NEWS

Terkait Penolakan Rumah Singgah Covid-19 di Lutim, Netizen Pro Kontra

Selasa, 5 Mei 2020 | 12:26 WITA
BeritaLutim.com

MALILI, BERITALUTIM.COM- Sejumlah warga Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Luwu Timur, menolak keras wacana pemerintah lewat Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 untuk menjadikan hotel I Lagaligo Malili sebagai tempat isolasi Rapid Tes massal tenaga medis yang mencapai 1.500 orang lebih.

Sejumlah warga keberatan dengan dijadikannya rumah singgah hotel I Lagaligo dikarenakan dekat dari rumah penduduk sehingga psikologi warga akan terganggu.

Selain itu, tidak ada jaminan pasien bisa saja keluar untuk berjalan kerumah warga atau bahkan ke masjid sehingga dikhawatirkan dapat terjadi penyebaran wabah virus Corona.

Terkait penolakan, beredar di media sosial (medsos) netizen ramai-ramai menanggapi hal itu, ada yang melakukan penolakan dan ada yang setuju, salah satunya dari akun Facebook Mullang Sang Militan yang menulis postingan:

Ini masyarakat juga terlalu panik dan terlalu takut, kenapakah kalian tolak itu Hotel jadi tempat Rumah Singgah bagi Saudara2 kita yg mendapat ujian dari Allah..?
Na tidak gentayangan sendiriji itu Virus Corona klo tidak ada yg bawa,i,, apakah susahnya kita bantu pemerintah dan saudara kita yg terjangkit Virus…

Kira2 bgemana jika anda atau keluarga anda yg mengalami cobaan seperti mereka..?
Tidak Semua orang punya rumah yang letaknya Aman untuk karantina mandiri, tidak semua orang punya keluarga yg bisa menampung keluarga yg tidak terjangkit yg dipisahkan dengan mereka yg terjangkit,,, jadi bijakki’ sedikit memahami situasi ini sodara sebab tentunya pemerintah sudah memikirkan matang2 sehingga menetapkan Hotel tersebut sebagai pusat Rumah Singgah bagi Saudara2 kita yg terjangkit virus.. 🙏🙏🙏

Saat ini postingan tersebut disukai oleh 85 orang dan di komentari sebanyak 38 komentar dan satu kali dibagikan.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
ARTIKEL TERKAIT