BREAKING NEWS

Jelang Visitasi Tim Penilai KI Sulsel, PPID Utama Lutim Gelar Rakor

Senin, 1 November 2021 | 19:24 WITA
BeritaLutim.com

LUWU TIMUR, BERITALUTIM.COM- Komisi Informasi (KI) Sulawesi Selatan setiap tahunnya menyelenggarakan penilaian visitasi keterbukaan informasi publik terhadap badan publik termasuk institusi pemerintah. Jelang menghadapi visitasi tim penilai Komisi Informasi Sulawesi Selatan ( KI Sulsel) para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pelaksana melakukan berbagai langkah persiapan salah satunya menggelar rapat koordinasi (Rakor).

Tujuan rakor PPID ini untuk membahas kesiapan baik PPID utama maupun PPID pelaksana untuk menyambut tim visitasi Komisi Informasi sekaligus mengevaluasi kekurangan untuk selanjutnya dilakukan pembenahan sesuai arahan tim penilai saat presentasi Keterbukaan Informasi Publik beberapa waktu lalu di Makassar.

Rapat koordinasi yang digelar di Ruang Media Center Dinas Kominfo Luwu Timur, Senin (01/11/2021) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, H. Bahri Suli. Hadir pula kepala Dinas Pendidikan, La Besse, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan H. Zainuddin, Sekretaris Dinas Kominfo, Novia Syahriani dan seluruh PPID Pelaksana di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, H. Bahri Suli sekaligus atasan PPID Utama saat membuka rakor menyampaikan apresiasi kepada seluruh PPID Pelaksana karena berkat dukungan, perhatian dan kerja keras mereka sehingga dokumen pendukung yang berkaitan dengan PPID dapat dihimpun oleh PPID Utama sebagai bahan presentasi dan diupload di website PPID Luwu Timur.

“Selaku atasan PPID Utama, tentunya saya mengapresiasi keseriusan PPID pelaksana dalam memenuhi permintaan daftar informasi publik beserta dokumen pendukung yang disyaratkan dalam UU KIP walaupun masih ada beberapa kekurangan yang harus dibenahi, tapi pencapaian kita sudah luar biasa karena tim penilai dari komisi informasi sudah menetapkan daerah kita untuk dilakukan visitasi,” kata Sekda H.

Bahri Suli. Namun demikian, Bahri Suli mengingatkan pencapaian tersebut tidak berhenti sampai di sini, karena daerah lainnya juga berupaya untuk bisa menyempurnakan atau melengkapi kekurangan yang ada.

“Oleh karena itu, saya berharap, teman-teman PPID pelaksana nantinya bisa lebih maksimal untuk memenuhi kira-kira apa hal-hal yang masih perlu kita benahi dan lengkapi, sehingga pada saat tim visitasi datang semua sudah clear,” pesan Sekda.

Pada kesempatan tersebut, PPID pelaksana Pemkab Luwu Timur yang juga Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Yulius kembali memaparkan beberapa hal terkait PPID terutama pengklasifikasian daftar informasi publik sesuai jenisnya baik informasi yang wajib disediakan setiap saat, serta merta, informasi berkala dan yang paling penting adalah informasi yang dikecualikan untuk segera dilakukan uji konsekuensi.

Berdasarkan jadwal dari Komisi Informasi Provinsi Sulsel, Visitasi akan dimulai tanggal 15 hingga 30 November 2021 mendatang, dimana visitasi ini adalah proses akhir penilaian Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Badan Publik Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulsel yang saat ini tersisa 15 Kabupaten/Kota yang akan divisitasi termasuk Luwu Timur. (op/hms)

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
ARTIKEL TERKAIT