BREAKING NEWS

Dukung Tenaga Kesehatan, DWP Luwu Timur Lakukan Gerakan Tepuk Tangan 56 detik

Kamis, 19 November 2020 | 08:52 WITA
BeritaLutim.com
  • MALILI, BERITALUTIM.COM- Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 56 Tahun 2020 diperingati ditengah mewabahnya pandemi Covid-19. Untuk itulah Kementerian Kesehatan RI memanfaatkan momen peringatan ini mengangkat tema “Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat” dengan sub tema “Jaga Diri, Keluarga dan Masyarakat, Selamatkan Bangsa dari Pandemi Covid-19.”

    Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-56 sebagai momentum untuk menyatukan tekad agar masyarakat semakin mengerti arti penting perilaku dan lingkungan sehat serta mau melakukan gerakan hidup sehat di tatanan keluarga, sekolah, tempat kerja, tempat umum dan fasilitas lainnya agar terhindar dari COVID-19.

    Sejalan dengan peringatan HKN ke 56, itu organisasi Dharmawanita Persatuan Kabupaten Luwu Timur melakukan aksi tepuk tangan selama 56 detik di lokasi Taman Sayang Malili, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

    “Sebagai bentuk apresiasi kita kepada para tenaga kesehatan dan masyarakat yang telah melaksanakan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19, mari sejenak kita bersama melakukan tepuk tangan selama 56 detik” kata Ketua DWP Luwu Timur, Masrah Bahri Suli.

    Menurut Masrah, perjuangan para tenaga kesehatan dalam situasi pandemi Covid-19 ini patut dihargai, oleh karena itu DWP Luwu Timur juga ikut melibatkan diri dalam gerakan tepuk tangan 56 detik sebagai bentuk penghargaan atas upaya para tenaga medis yang telah berjuang keras membantu merawat para pasien Covid-19.

    Disisi lain, kata Masrah, gerakan tepuk tangan 56 detik ini juga merupakan himbauan dari DWP Pusat untuk memanfaatkan momentum HKN ke 56 ini dengan melakukan gerakan tepuk tangan 56 detik.

    “Kita semua berdoa, pandemi Covid-19 segera berlalu. Para tenaga kesehatan saya harapkan tidak kendor untuk memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan Covid-19 dan kepada masyarakat kami harapkan agar tetap disiplin menggunakan masker” kuncinya.

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT