BREAKING NEWS

Ditengah Pandemi Corona, 23 Ribu Hektar Persawahan di Luwu Timur Panen

Senin, 4 Mei 2020 | 03:56 WITA
BeritaLutim.com
  • MALILI, BERITALUTIM.COM- Bupati Luwu Timur, Thoriq Husler melakukan pemantauan panen diwilayah perbatasan Kecamatan Tomoni dan Tomoni Timur.

    Dalam pantauan itu, terlihat sebanyak 14 unit alat combine atau mesin panen terlihat beraktivitas di wilayah tersebut, Minggu (03/05/2020).


    Tahun ini luas wilayah panen mencapai 23 ribu hektar dengan hasil panen rata-rata petani mencapai 6-7 ton perhektar di bulan April dan Mei. Namun ada di wilayah Tomoni khususnya di kelompok Tani Sidodadi, ada yang mencapai 13,600 ton hasil panennya.


    “Alhamdulilah sebagian besar petani sudah mulai panen. Meski secara bergiliran memanfaatkan alat panen atau Combine yang tersedia di Brigade Pertanian yang berjumlah 24 unit ditambah bantuan dari swasta,” kata Husler.


    Ia juga berharap agar petani tidak menjual seluruh hasil panennya. Menurutnya, untuk menyikapi situasi terkait Covid-19, Petani harus menyimpan sebagian hasil panennya untuk berjaga-jaga apabila terjadi situasi darurat yang tidak diharapkan.


    Itulah mengapa petani saya harapkan tidak menjual seluruh hasil panennya, agar kita punya persediaan menghadapi situasi terburuk dari wabah Covid-19.


    Bupati juga mengingatkan petani untuk tetap menjaga kesehatan dan menaati himbuan Pemerintah terkait protokol kesehatan Covid-19 dengan menggunakan masker dan selalu menjaga jarak.


    Ketua Kelompok Tani Sidodi, Suhut menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah daerah sehingga pelaksanaan panen bisa berjalan meskipun ditengah keterbatasan alat panen.

    Meskipun begitu, kata Husler, Pemerintah Daerah juga sudah menyiapkan 10.000 Ton beras untuk dimanfaatkan sebagai cadangan bahan pangan di Luwu Timur bila terjadi hal yang tidak diharapkan.

    “Saya bersyukur panen untuk bulan April ini saya mencatatkan panen mencapai 13,600 ton hasil ubinan atau setara 60 karung,” jelasnya.

    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    ARTIKEL TERKAIT