BREAKING NEWS

40 Guru di Luwu Timur Ikuti Diklat Cakep

Jumat, 17 September 2021 | 07:08 WITA
BeritaLutim.com

LUWU TIMUR, BERITALUTIM.COM- Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Kepala Sekolah (Cakep) In Service Training 1 Tahun 2021 jenjang TK, SD, dan SMP resmi dibuka Bupati Luwu Timur, H Budiman di Aula Hotel I Lagaligo Malili, Jumat (17/09/2021).

Diklat ini juga dihadiri Ketua LPMP Provinsi Sulawesi Selatan, H. Abdul Halim Muharram, Supervisor dari Universitas AL Asyariah Mandar Provinsi Sulbar yang mewakili LPPKS Solo Jawa Tengah, Dermawan, Kadis Pendidikan Luwu Timur, La Besse, Kepala BKPSDM, Kamal Rasyid serta Pengawas Sekolah.

Kepala BKPSDM Luwu Timur, Kamal Rasyid dalam laporannya mengatakan tujuan Pelaksanaan Pelatihan Calon Kepala Sekolah Tahap In Service Training I ini bertujuan memberikan tambahan bekal berupa pengalaman bekerja sebagai calon kepala sekolah disekolah sendiri maupun disekolah lain yang relevan dengan kebutuhan pengembangan kompetensi calon kepala sekolah.

Selanjutnya, mempersentasikan hasil pelaksanaan kegiatan seleksi calon kepala sekolah dalam bentuk laporan yang siap diimplementasikan pada sekolah tempat mengabdi di pemerintahan daerah kabupaten Luwu Timur.

“diharapkan seluruh peserta dapat menyelesaikan tahap ini dengan predikat Lulus dan mendapatkan sertifikat serta dapat memiliki nomor unik kepala sekolah” jelasnya.

Kamal Rasyid menambahkan kegiatan Pelaksanaan Pelatihan Calon Kepala Sekolah Tahap In Service Training I ini merupakan salah upaya untuk membekali calon kepala sekolah dengan materi Diklat yang akan menambah potensi kompetisinya yang relevan, sesuai dengan hasil analisis kebutuhan pengembangan kompetensinya yang difokuskan pada upaya untuk membekali pengetahuan, keterampilan dan sikap calon kepala sekolah” Ujar Kamal.

Pelatihan Calon Kepala Sekolah Tahap In Service Training I Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bekerjasama dengan LPMP Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021 dimana Peserta Pelatihan Calon Kepala Sekolah adalah Guru TK, SD dan SMP Calon Kepala Sekolah yang dinyatakan lolos seleksi Substansi Akademik hingga on the job training. Berjumlah sebanyak 40 Peserta yang dibagi dua kelas dan diasramakan.

Pelaksanaan Pelatihan Calon Kepala Sekolah Tahap In Service Training I ini dilakukan selama lima hari mulai tanggal 17 hingga 21 September 2021 bertempat di Aula Hotel I Lagaligo Malili dengan Pemateri dari LPMP Provinsi Sulawesi Selatan dan Universitas Muhammadiyah Makassar.”Jelas Kamal.

Sementara itu Bupati Luwu Timur H Budiman dalam sambutannya mengatakan, walaupun dalam masa pandemi ini, upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya guru dan kepala sekolah.

Budiman mengharapkan dengan adanya Diklat ini dapat melahirkan kepala-kepala sekolah yang punya kompetensi hebat dalam mengelola sekolah sehingga dapat berimbas positif bagi satuan pendidikan yang dipimpinnya agar lebih maju ke arah peningkatan mutu, relevansi dan daya saing pendidikan.,”Kata Budiman.

Keberadaan kepala sekolah yang berkualitas dan memenuhi kompentensi sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan, terkait dengan peningkatan mutu dan kualitas prestasi anak didik di masa yang akan datang. Seorang kepsek harus memenuhi kompentensi manajerial, kompentensi kewirausahaan dan kompentensi supervisi,”Ujar Bupati Luwu Timur H. Budiman.

Sekali lagi Budiman menyampaikan ucapan selamat kepada peserta diklat yang terpilih untuk berproses mengikuti rangkaian diklat calon kepala sekolah. Saya berpesan agar seluruh peserta memantapkan hati dan membulatkan tekad untuk memberikan yang terbaik dalam diklat ini. Saling sharing dan belajar bersama dengan seluruh peserta untuk maju dan sukses semua.

Ia berharap seluruh peserta diklat menyiapkan diri dan belajar dengan sebaik baiknya selama diklat berlangsung tapi tetap menaati Protokol Kesehatan. Selanjutnya berpesan kepada pengajar diklat agar memotivasi peserta agar nantinya siap melaksanakan tugas sebagai kepala sekolah,”Tutup Budiman. (is/hms)

luwutimur

lutim

luwutimurinspiring

lutiminspiring

berkelanjutandanlebihmaju

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
ARTIKEL TERKAIT